Wednesday, April 20, 2011

Syukuran Wisuda UBALA ITB April 2011

Jumat, 15 April 2011
Selasar Gedung Oktagon

Acara syukwis ini dimulai pukul 18.30 setelah kedatangan Kak Hamzah dan Kak Budi (Kak Anof tidak dapat hadir).
Acara dimulai dengan beberapa patah kata untuk Ubala dari wisudawan kita.
 
 Dari Kak Hamzah

Dari Kak Budi

Masa Ubala pun terlihat sangat antusias

Acara dilanjutkan dengan pemberian plakat kepada wisudawan atas bakti mereka kepada Ubala selama ini.



Dilanjutkan dengan tumpengan dan perform dari angkatan 2009 dan 2010.




Sementara itu, 2010 harus perform dahulu

Setelah bersabar cukup lama

Saat perform 2009 pun, 2010 masih sibuk XD

Acara diakhiri dengan foto bersama angkatan 2006-2010.


Selamat wisuda untuk Kak Hamzah, Kak Budi, dan Kak Anof. Terima kasih atas kepedulian kalian kepada Ubala selama ini.

Wednesday, February 23, 2011

Sebambangan

a. Pengertian Sebambangan

“Sebambangan” sering kali disalah artikan dengan nama “Kawin Lari”. Sehingga citra adat lampung ini menjadi jelek dimata masyarakat diluar suku lampung
yang tidak mengerti makna sesungguhnya dari arti Sebambangan.

Sebambangan adalah adat lampung yang mengatur pelarian gadis oleh bujang ke rumah kepala adat untuk meminta persetujuan dari orang tua si gadis, melalui musyawarah adat antara kepala adat dengan kedua orang tua bujang dan gadis, sehingga diambil kesepakatan dan persetujuan antara kedua orang tua tersebut.

Sedangkan “Kawin Lari” dapat diartikan sebagai pelarian gadis oleh bujang dan langsung terjadi perkawinan tanpa musyawarah adat dan persetujuan orang tua si gadis, yang hal ini bertentangan dengan Syariat Islam. Jelas jika hal ini terjadi, jangankan agama, adat istiadat saja melarang hal tersebut.

Jika Sebambangan diatur oleh hukum adat dan perangkat adat, tidak bertentangan dengan Syariat Islam, dan bahkan memberikan keadilan kepada bujang gadis untuk memilih jodohnya karena akibat paksaan orang tua, sehingga dimusyawarahkan sampai diambil keputusan dan persetujuan kedua orang tua bujang gadis. Sedangkan “Kawin Lari” tidak diatur oleh hukum dan perangkat adat, serta tanpa persetujuan kedua orang tua baik bujang atau gadis sehingga bertentangan dengan Syariat Islam.

b. Peraturan Ngebambang

Hal-hal yang diatur dalam Ngebambang adalah sebagai berikut :

1. Gadis dilarikan oleh bujang (meskipun dalam satu kampung atau dekat rumahnya) ke rumah Kepala Adat si bujang. Dalam melarikan itu si bujang biasanya dibantu oleh beberapa orang dari keluarga si bujang dengan secara rahasia, sedang perempuan jika jaraknya jauh (keluar kampung) biasanya membawa kawan gadis yang dinamakan “Penakau”.

2. Ketika gadis itu akan pergi, harus meninggalkan uang yang diberi oleh si bujang tersebut sebanyak yang diminta oleh si gadis yang dinamakan ”Pangluahan” (pengeluaran), dan meninggalkan surat sebagai isyarat bahwa si gadis telah pergi “Nyakak” (dilarikan oleh si bujang).

3. Sesampainya gadis di rumah Kepala Adat kelompok bujang, pihak keluarga bujang melakuakn pemberitahuan, sambil membawa uang sebesar beberapa rupiah kepada Kepala Adat pihak perempuan yang dinamakan “Uang Penekhangan”.

4. Jika gadis sudah berada di rumah Kepala Adat kelompok bujang, maka gadis tesebut diberi perlindungan dan tidak boleh diganggu gugat oleh keluarga si gadis atau untuk diambil kembali. Jika terjadi pengambilan kembali sebenarnya telah melanggar adat. Lama gadis itu berdiam di rumah Kepala Adat si bujang, biasanya menurut hitungan hari ganjil, yaitu 1, 3, 5, atau 7 hari (malam).

5. Biasanya keluarga si gadis menurut adat akan mencari anak gadisnya (meskipun sudah tahu) ke tempat di mana bunyi surat anaknya menunjukkan ia dilarikan bujang, ini dinamakan ”Nyussui Luut” (mencari jejak). Hal itu dilakukan dalam jangka paling lama 7 malam (jika tempat si gadis dan si bujang berjauhan).

6. Jika dalam tempo 7 malam keluarga si gadis tidak mencari anaknya (nyussul luut), maka keluarga bujanglah yang datang ke rumah si gadis menerangkan kesalahan-kesalahan karena melarikan anaknya. Biasanya keluarga si gadis akan menuntut denda atas pelarian anaknya (sebenarnya permintaan denda tersebut sebagai istilah atau basa basi saja, karena denda tersebut akhirnya akan kembali juga kepada kedua mempelai, baik digunakan untuk hajatan manjau pedom (pesta pernerimaan tamu dari pihak si bujang lepas perkawinan) maupun digunakan untuk pembeli alat-alat rumah tangga sebagai banatok (perabot rumah tangga yang dibawa oleh pengantin wanita / Maju).

7. Jika perundingan antara kedua keluarga pihak bujang dan si gadis telah cukup maka ditentukanlah waktu perkawainan (aqad pernikahan).

Adat Sebambangan sepertinya dikenal juga di luar suku Lampung, seperti yang terdapat dalam adat salah satu suku di kepulauan Nusatenggara (mungkin Lombok, Sumba atau Flores). Hanya namanya saja yang mungkin berbeda, tetapi hukum dan hal-hal yang diatur dalam adat “Ngebambang” hampir sama.


sumber : http://iwatbatin.blogspot.com/2009/06/adat-perkawinan-sebambangan.html

Monday, November 22, 2010

Danus BBU VII: Berjualan Bunga

20 November 2010, Ubala ITB mengadakan pengumpulan dana untuk acara Bulan Bakti Ubala VII di Ciwalk
Sebelumnya diadakan nonton bareng HarPot, jadi (mungkin) banyak yang dateng :P

Inilah para pesertanya:







Kurang lebih pukul 20.15 WIB, aksi untuk BBU yang lebih baik pun dimulai





Mereka menggunakan segenap kemampuan dan strategi untuk 'menggaet' pembeli, agar bunga habis terjual


Salah satu strateginya adalah dengan membeli bunga, untuk 'menggaet' sesuatu yang lain


"Permisi.. kami dari Ubala ITB, mengadakan danus berjualan bunga untuk acara... (ia pun berlalu)"





Serasa ada malaikat turun dari langit jika ada seseorang yang berhenti dan merogoh dompet/tasnya...



\('o '\) (/' o')/ \('o '\) (/' o')/ \('o '\) (/' o')/ \('o '\) (/' o')/ \('o '\) (/' o')/ \('o '\) (/' o')/

Mereka tidak mengenal lelah, tidak mengenal tempat, waktu, dan sasaran,,


Suka dan duka dialami para peserta, tetapi semuanya bisa dijadikan pelajaran yang berarti

sfx: jadi malu aku dibilang kayak bunga.. :3

sfx: hihi dia ga mau beli :}

sfx: ane ditolak gaaaaan....!

NB: mohon maaf bila ada peserta danus yang tidak terdokumentasi, kontribusi kalian semua sungguh berarti :D

Monday, November 15, 2010

3 Hal Tentang Blog, Group Facebook, dan Email

PERTAMA, Subscribe Blog UBALA ITB
Caranya dengan mengetikkan alamat email yang biasa anda gunakan sehari-hari pada kolom di bagian sidebar blog.
Misal :

Setelah itu buka email anda tadi. Konfirmasi email subscribe dari feedburner. Jika Anda pengguna yahoo mail, biasanya email konfirmasi ini masuk ke spam folder.
Misal :

Lalu klik link konfirmasi.


KEDUA, Pastikan email Facebook Anda adalah email yang biasa anda buka sehari-hari.
contoh caranya jika email FB anda berbeda dengan email sehari-hari:



Pilih new contact email jika Anda belum pernah memasukkan alamat email yang Anda gunakan sehari-hari.


KETIGA, Menghilangkan notifikasi group ke email agar inbox email anda tidak penuh.
Karena begitu besarnya aktivitas di dalam group. Saya menyarankan agar notifikasi group to email dihilangkan dengan cara: pada halaman utama group, pilih edit setting, hilangkan checklist pada notification email to: ....



Terima Kasih atas kerjasama Anda.

Wednesday, November 10, 2010

Makrab Ubala dan Peresmian BP 2010-2011

Makrab ini berlangsung pada tanggal 6-7 November 2010, bertempat di Cibodas. Selain Makrab diadakan pula pelantikan Ubala 2010 dan peresmian Badan Pengurus masa kerja 2010-2011. 

Acara di mulai sejak pukul 7 pagi. Sejumlah Ubalaers berkumpul di depan sekre untuk berangkat ke Maribaya dan melakukan hiking.
Beberapa Ubalaers yang berangkat untuk hiking.

Setelah itu dilanjutkan perjalanan untuk hiking dari Maribaya menuju tempat Makrab, Cibodas.

Yang mungkin menjadi awal cinta bersemi.

Anggota Ubala dibagi menjadi beberapa tim.


Akhirnya sampai di lokasi Makrab yang memiliki pemandangan cukup indah dan suasana yang sangat nyaman.

Tri Anto dan Adly pun teringat masa-masa lalu mereka. XD

Tiba malam keakraban yang telah dinanti-nanti.
Performance 2010 pun ditunjukkan dihadapan seluruh rekan" Ubala.

Ada Adly yang sangat menjiwai perannya.

Ada Edo yang tidak lupa untuk memanfaatkan dengan baik peranya dalam drama.

Ada Mario yang cerita cintanya penuh intrik.

Ada Imad, sang ayah yang dapat membuat motivasi setiap menantu laki" untuk mengakhiri hidup lebih cepat.

Dan masih banyak lagi yang lain.

Drama ditutup dengan penampilan menyanyi bersama yang dipimpin oleh Dea dengan suara merdunya.

Suluruh penonton pun sangat terhibur.

Setelah itu ada games yang cukup panas dan kontroversial dengan dipenuhi hal-hal tabu yang layak untuk diperbincangkan.




Dan tiba saatnya pengumuman pemenang sejumlah nominasi.

Kelompok terbaik. Kelompok 1.

Pasangan Muli Meghanai. Deri dan Atika.

Akhirnya malam semakin larut. Tiba saatnya untuk para Ubalaers beristirahat. Namun tidak semua. Karena masih ada acara yang perlu dipersiapkan. Pukul 02.00 acara itu pun berlangsung. Pengukuhan 2010.


Penuh pesan untuk lebih memantapkan diri.


Siap untuk terus memajukan Ubala.. whatever it takes..

Selamat Datang UBALA 2010


Pada pagi hari dilanjutkan dengan peresmian BP.


Tidak lupa ritual untuk Yasir dan Prabu.


OK.. masih banyak acara untuk kita semua.. 
Next.. BBU 2011
Tetap Semangat